"Saya senang ada kawan yang maju via PKS untuk jadi calon walikota bandung. It's about time. Saya dukung dan good luck"
(Dekan SITH ITB - Dr Intan)
"Saya senang ada kawan yang maju via PKS untuk jadi calon walikota bandung. It's about time. Saya dukung dan good luck"
(Dekan SITH ITB - Dr Intan)
| Sen | Sel | Rab | Kam | Jum | Sab | Ahd |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Oleh Dr. H. Taufikurahman
Calon Walikota Bandung 2008-2013
Dr. TaufikurahmanTulisan berikut ini akan memaparkan filosofi/gagasan perubahan untuk Kota Bandung yang lebih baik menurut Trendi. Pada bagian pertama ini akan kami paparkan gagasan perubahan yang menyangkut bidang pemerintahan, pendidikan, dan lingkungan.
Dalam bidang pemerintahan, kami melihat bahwa masih banyak kekurangan yang mesti dibenahi. Dari penelitian sebuah lembaga swadaya masyarakat (Bandung Institute Goverrment Studies atau disingkat BIGS) tahun 2005 dan 2007 menyebutkan bahwa APBD Kota Bandung masih didominasi untuk keperluan belanja pemerintah itu sendiri yakni sebesar 70%. Sementara dari sekitar 30% APBD yang dialokasikan dalam belanja publik juga masih belum banyak yang sampai kepada masyarakat dalam bentuk program. Seperti misalnya dari tahun 2003-2007, anggaran pendidikan tidak pernah lebih dari 5% bahkan dari 2005-2007 cenderung mengalami penurunan.
Indeks Transparansi Anggaran Daerah (TAD) juga dinilai kurang transparan dengan nilai TAD 33,21%, atau menempati urutan ke-9 dari kota-kota dan kabupaten lainnya di Jawa Barat. Penelitian untuk Indeks Keterbukaan Aksesibilitas (IKA) Informasi juga menunjukkan angka negatif yakni hanya 27%. Lebih dari itu, inefisiensi juga terjadi di semua sektor khususnya pendidikan seperti disebutkan di atas.
Dari sini jelas, jika kami terpilih maka perubahan mendasar yang mesti dilakukan adalah pada bidang pemerintahan ini. Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan melayani. Bersih dalam arti sejujur-jujurnya, anti terhadap korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), dengan menberi teladan kepemimpinan yang bersih/jujur serta dibangunnya tranparansi publik seluasnya sehingga setiap warga atau elemen masyarakat bisa dan ikut mengawasi masalah ini.
Melayani artinya kami juga berkomitmen sebagaimana tertera dalam salah satu program unggulan Trendi bahwa kami akan memperjuangkan APBD untuk rakyat mulai tahun 2009 yang meliputi: bantuan operasional RW sebesar Rp 3 juta/tahun, bantuan operasional RT sebesar Rp 1,5 juta/tahun, bantuan kegiatan kemasyarakatan RW sebesar Rp 2,5 juta/tahun, dana rutin masjid RW sebesar Rp 2,5 juta/tahun, bantuan kegiatan PKK/Posyandu tingkat RW sebesar Rp 1 juta/tahun, insentif untuk anggota Linmas Rp 500.000/orang/tahun, santunan kematian warga miskin sebesar Rp 2 juta/orang, bantuan operasional Karang Taruna tiap kelurahan sebesar Rp 5 juta/tahun, bantuan operasional LPM kelurahan sebesar Rp 5 juta/tahun, bantuan operasional dan bantuan untuk PKK tiap kelurahan Rp 5 juta/tahun.
Selain itu, kami akan menggratiskan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), akte kelahiran, biaya bersalin, layanan mobil jenazah/ambulans, pemakaman, dan biaya puskesmas untuk semua warga serta pemberian insentif bagi balita dan ibu menyusui.
Selanjutnya, pendidikan adalah bidang yang paling bermasalah di Kota Bandung ini. Dari masalah kecilnya anggaran, mahalnya biaya pendidikan, permasalahan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan termasuk guru bantu, hingga banyaknya sarana dan prasarana yang rusak seperti diperlihatkan dalam data Diknas Kota Bandung pada Juni 2008 terdapat 1.906 ruang kelas yang rusak dan memerlukan perbaikan.
Dari masalah pendidikan ini, bisa dipahami jika Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bandung mengalami stagnasi. Lima tahun kinerja pemerintah kota, yaitu dari tahun 2003 sampai 2007, kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM) hanya 0,94%. Pada 2003, IPM di Kota Bandung sebesar 77,15 dan pada 2007 IPM-nya naik hanya menjadi 78,09. Menurut data Bappenas 2006 dan BPS 2007 angkanya lebih kecil yakni 74,3 dan secara nasional peringkatnya terus mengalami penurunan berturut turut dari tahun 2002-2006 yakni ke-14, ke-20, ke-24, ke-43, dan ke-49.
Untuk ini kami akan melakukan perubahan yang nyata, yakni dengan mengimplementasikan anggaran 20% di luar gaji untuk terselenggaranya pendidikan gratis tingkat dasar dan menengah, peningkatan dan pemeliharaan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kualitas, kompetensi dan kesejahteraan guru dengan pemberian atau peningkatan honor/insentif bagi guru ngaji, TK/TPA dan guru honorer. Dengan langkah ini diharapkan sektor pendidikan ini akan segera terbenahi dengan baik.
Pada bidang lingkungan lebih jelas lagi, bahwa sungguh menyedihkan jika Kota Bandung tercinta ini mesti mendapatkan julukan kota metropolitan terkotor di Indonesia. Selain itu hawa sejuk yang dulu pernah dirasakan warga Bandung semakin hilang, akibat polusi udara dan sedikitnya ruang terbuka hijau. Begitu pula, banyaknya warga yang sulit mendapatkan air bersih.
Kami harus dan akan melakukan perubahan yang nyata seperti tercantum dalam salah satu diantara 8 program unggulan Trendi yakni menyediakan air bersih bagi warga tidak mampu, mengembalikan fungsi konservasi di Kawasan Bandung Utara (KBU), meningkatkan kualitas dan kuantitas ruang terbuka hijau, dan melaksanakan pengelolaan sampah terpadu yang ramah lingkungan dan berbasis pada pemberdayaan masyarakat. (*)
Paid for by Taufikurahman Center. Jl Sukajadi 142 Bandung. info@taufikurahman.com.Call TRENDI : 022 70828345. RSS.
huehue..maaf sy mah mi
huehue..maaf sy mah mi komentar judul..ambigu :(
Dukung penuh *sayang di debat kemaren agak ga maksimal ya*